Sabtu, 01 Februari 2014

Mata Uang Digital “BitCoin”



Internet menjadi trend hidup masyarakat dunia. Internet yang sering disebut dengan dunia maya ini menyediakan segala macam aktivitas, informasi, dan pengetahuan tentang dunia.

Mulai dari bisnis, ekonomi, politik, hingga kehidupan pribadi seseorang bisa kita lihat dari internet. Internet juga bisa dijadikan sebagai penghasil uang, tidak sedikit orang yang sukses dari internet dan mendapatkan ratusan bahkan miliaran rupiah hanya dari belakang layar laptop atau komputer yang terhubung dengan internet.

Belakangan muncul satu trend baru menyangkut tentang uang yang bersifat elektronik yang di kenal dengan nama “BitCoin”. BitCoin muncul pertama kali oleh seseorang berkewarganegaraan Jepang bernama Sathosi Nakamoto pada tahun 2009.

BitCoin berkembang dan dikembangkan oleh semua ahli program seluruh dunia. Dan sekarang menjadi monster yang tidak bisa dihentikan penggunaannya.

BitCoin ialah mata uang yang bisa digunakan oleh semua orang di seluruh dunia. BitCoin tidak bisa diintimidasi oleh pemerintah bahkan inflasi sekalipun tidak bisa mempengaruhinya karena berupa alogaritma yang tidak bisa dilacak keberadaannya.

Nilai BitCoin tidak bisa diprediksi dia mengikuti harga semua mata uang yang ada di belahan dunia manapun.
Cukup menarik dibalik kehebohan dan sesuatu yang digadang-gadangkan menjadi mata uang yang dapat diterima oleh semua orang di dunia, juga ada cerita negatif yang mengiringi kisah hidup BitCoin seperti masih banyak orang meragukan apakah uang ini benar-benar bisa digunakan atau scam dan sebagainya. Di balik keraguan itu pengguna BitCoin semakin meningkat, apakah anda ingin menjadi bagian dari pengguna pertama atau hanya akan menjadi pengikut ketika BitCoin benar-benar digunakan orang seluruh dunia? 

Hanya anda yang dapat menentukannya.

Jumat, 31 Januari 2014

Nyari Modal Susah? Berikut Tips dan Trik Mudah Mendapatkan Modal




Pebisnis pemula biasa terkendala dengan masalah yang sama dan itu-itu saja, yaitu apalagi kalau bukan masalah “Modal”. Modal terkadang menjadi tolak ukur bagi para pebisnis pemula untuk dapat menjalankan bisnisnya dengan baik dan memperoleh omzet yang banyak. Jujur hal itu tidak salah namun juga tidak benar.

Banyak pebisnis sukses selalu mengatakan modal itu nomor kesekian yang paling penting ialah niat dan mental atau karakter yang pantang menyerah dan keinginan untuk sukses yang kuat. Namun disamping itu juga modal memang diperlukan, karena memulai suatu bisnis diperlukan modal untuk menghidupinya.

Salah satu cara instan untuk mendapatkan modal ialah dengan menawarkan kerja sama dengan pihak “Investor” atau pihak pemilik uang.

Beberapa langkah yang bisa anda gunakan untuk memperoleh modal antara lain :

  1. Keluarga. Keluarga menjadi salah satu alternatif yang tepat bagi anda yang memerlukan modal. Selain aman dengan keluarga anda bisa jadi lebih nyaman untuk membicarakan perihal pinjaman secara personal dari hati ke hati. Namun tetap di ingat modal itu adalah pinjaman so jangan lupa untuk di kembalikan walau dengan keluarga sendiri.
  2. Teman. Teman juga merupakan alternatif yang tepat bagi anda untuk meminjam modal. Carilah teman yang sekiranya memiliki uang nganggur lebih, adakan diskusi dengan mereka secara personal. Beri mereka penjelasan mengenai usaha yang akan anda bangun, seperti profil usaha dan sebagainya buat mereka percaya pada anda, dan jangan lupa juga buat perjanjian sehingga ada perbedaan antara anda selaku pemilik pengelola bisnis dan mereka selaku pemilik modal agar tidak terjadi kesalahpahaman.
  3. Rekanan Bisnis. Bagi anda selaku pebisnis pemula, tidak memiliki modal satu-satunya yang bisa anda jual ialah kepercayaan dan jual kemampuan diri anda dengan percaya diri kepada semua klien dan rekanan bisnis anda tidak ada yang dapat menebak siapa tau rekanan bisnis anda menilai anda orang yang layak untuk disuntikan dana dan bisnis anda bisa anda kembangkan.
Buatlah diri anda memiliki nilai lebih dalam berbisnis, lambat laun hukum alam akan mengirimkan seseorang yang akan memberi suntikan dana bagi bisnis anda. Saran bagi pebisnis pemula yang baru merintis yang ingin meminjam kepada pemodal perlu anda perhitungkan cashflow anda baik harian, bulanan, dan tahunan pastikan itu mampu untuk membayar dan mengembalikan uang pemodal dan mampu digunakan untuk anda pergunakan sehari-hari.


Jumat, 11 Oktober 2013

Suku Bangsa Dayak di Tengah Modernisasi



Dunia modern adalah dunia dengan model pencitraannya berpola pada apa yang dimiliki, pada apa yang diraih, pada apa yang tercanggih, pada apa yang dinamakan perkembangan jaman dan perubahan pola pikir dan terkadang berefek negatif pada apa yang kita sebut Budaya. Modern juga bercerita tentang apa yang sedang trend dan pada apa yang kita pegang berubah menjadi dan mengarah pada kiblatnya sebuah mondernisasi yaitu Westernisasi dunia kebarat-baratan.

Semua tertuang dengan dan diceritakan dengan sangat vulgar dalam pemberitaan semua media baik cetak maupun elektronik, offline maupun online. Sebuah keadaan dimana segala sesuatu seolah-olah berkiblat pada apa yang diyakini benar dan melakukan apapun itu tanpa melihat apa itu benar dan salah menurut budaya yang dipegang sejak nenek moyang sang pembuat budaya.

Budaya dikatakan adalah sesuatu filosofi dan tata hidup serta gaya hidup yang dipegang, dijalani, dan dimiliki oleh sekumpulan masyarakat di suatu daerah hunian masyarakat tersebut. Setiap daerah hunian masyarakat memiliki budaya yang berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya.  Budaya adalah sebuah entitas yang mencirikan gaya hidup suatu suku bangsa dan tentu saja berbeda dengan budaya suku bangsa yang satu dengan suku bangsa yang lainnya.

Dalam perkembangannya dalam hal ini berkaitan dengan Suku Bangsa Dayak selaku suku bangsa yang mendiami Pulau Kalimantan pulau dengan jutaan keindahan dan kaya akan sumber daya alam. Anak-anak suku bangsa Dayak dalam pertaruhannya dengan gempuran dunia Modern merupakan pertaruhan antara hidup atau matinya sebuah peradaban suku bangsa Dayak. Ditengah perkembangan yang katanya sedang Trend masa kini mampu membuat anak suku Dayak terbuai dan bahkan mulai meninggalkan tata hidup serta nilai-nilai dan bahkan peninggalan Budaya itu sendiri. 

Tidaklah perlu heran beberapa tahun ke depan kita tidak akan lagi melihat tarian, nyanyian, musik yang dimainkan oleh generasi selanjutnya. Semua hilang ditengah keterbuaian penerus akan dunia Modern yang sedang trend terjadi masa kini. Yang lebih krusial lagi ialah anak cucu kita tidak lagi menggunakan Bahasa Dayak yang merupakan bahasa ibu bahasa nenek moyang suku bangsa Dayak, jangan sampai hal itu terjadi terlebih sampai menghabiskan semuanya  tidak hanya untuk budaya bahkan juga sumber daya alam.

Sebuah perenungan dalam pertaruhan hidup atau matinya peradaban suku bangsa Dayak. “Ela sampai anak esu itah kareh sampai dia tau bahasa Dayak, bahasa je puna ayun itah utus Dayak. Pangkahai Tuhan mampahayak itah dan mamparendeng taluh gawi itah samandiai, Tuhan menyertai serta memberkat taluh pambelum itah”.